Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Bisnis Menjanjikan Ternak Ayam Bangkok,Omset Ratusan Juta

ayam bangkok
Bisnis Menjanjikan Ternak Ayam Bangkok,Omset Ratusan Juta



Bisnis Menjanjikan Ternak Ayam Bangkok,Omset Ratusan Juta | Budidaya ayam bangkok atau jenis ayam aduan lainnya sangat menjanjikan. Karena ayam aduan jenis ini tidak memiliki harga standar, bahkan bisa jutaan, tergantung kualitas ayamnya. 


Keberhasilan beternak ayam aduan ini tergantung dari jenis ayam yang dipilih dan dibudidayakan. Salah satu peternak, Samsul Bahri, pemilik Kandang Dadok Farm, akan membagi keuntungan dari beternak ayam bangkok


"Saya sudah mulai sejak 15 tahun yang lalu, saya pernah menjual empat juta ekor ayam. Tapi beternak pasti ada untung dan ruginya," customized organization Peternakan ayam bangkok di Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang kepada CLICKPOSITIVE, Minggu, 18 April. 2021. . 


Samsul menuturkan, pasar ayam Bangkok di Sumbar sangat banyak. Bahkan tidak hanya di dalam daerah, ayam ini juga diminati di luar provinsi. Biasanya dibeli oleh pecinta ayam untuk kontes sabung ayam. 


"Kalau keluar daerah biasanya dikirim lewat angkutan umum yang sudah langganan," katanya. 


Harga ayam bangkok berkisar antara Rp. 300 ribu hingga jutaan. Tergantung kualitas ayamnya, semakin bagus teknik aduannya, semakin mahal pula harga jualnya. Apalagi ayam tersebut memiliki pukulan yang keras sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk mengalahkan lawan di field. 


"Namanya juga hobi, kadang pembeli tidak memperhitungkan harga, kalau suka apa-apa pasti bayar," customized organization Samsul. 


Namun yang harus diperhatikan dalam beternak ayam bangkok agar menghasilkan kualitas yang baik menurut samsul. Mulai dari pemilihan babon atau induk dan jantan). Babun dan jantan harus berkualitas baik untuk kawin silang. 


"Ayam harus clear variety (keturunan). Teknik tarung yang baik, baik indukan maupun jantan. Kemudian memiliki mental yang kuat, biasanya banyak jenisnya seperti Bangkok, Burma, Filipina, Saigon, Magon, Pakoy dan jenis lainnya," jelasnya . 


Ia melanjutkan, beternak ayam bangkok tidak perlu terlalu banyak, yang terpenting bibit, bobot dan anak itiknya jernih. Ayam umur 8 bulan sudah bisa dijual, karena pada umur 8 bulan ayam sudah memasuki masa remaja. 


"Perawatan sejak kecil juga harus diperhatikan, pemberian pakan dan sortasi. Anak ayam mana yang boleh digunakan dan mana yang tidak, jenis anak ayam dan jalu mana yang perlu disaring. Tidak semua anak ayam dipelihara," jelasnya. 


Kemudian, persiapan obat-obatan juga sangat penting. Karena ayam merupakan jenis unggas yang rentan terhadap penyakit, maka bila perlu ayam divaksinasi agar tahan terhadap wabah. 


"Bagi pemula, penting untuk mengetahui cara mendapatkan ayam yang berkualitas agar nilai jualnya tinggi. Lalu bagaimana cara memberi makan ayam agar nafsu makan ayam tetap terjaga," ujarnya. 


Catatan: bagian berikut mengulas cara memberi makan ayam bangkok agar besar. 


Bagi Anda pecinta ayam aduan, jenis ayam bangkok mungkin bukan ayam asing yang sudah tidak asing lagi. Sesuai dengan namanya, ayam jenis ini berasal dari Thailand dan telah diakui sebagai jenis ayam aduan yang memiliki kualitas unggul. Untuk itu banyak para pebisnis yang tertarik untuk beternak ayam bangkok. 


Umumnya ayam bangkok dilakukan untuk dapat melanjutkan garis keturunan ayam bangkok yang memiliki prestasi tinggi. 


Asal Ayam Bangkok 


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ayam bangkok ini berasal dari Thailand. Berdasarkan sejarahnya, ayam ini ditemukan ketika warga sekitar masih menemukan jenis ayam aduan yang biasa disebut King's Chicken. Jenis ayam ini dikenal dengan serangannya yang mematikan dan gerakannya yang cepat serta otaknya yang cerdas. 


Di Cina, ayam ini lebih dikenal dengan nama Leung Hang Zhao. Penduduk setempat saat itu sangat menyukai kegiatan adu ayam atau sabung ayam. Dari kegiatan ini akan ditemukan jenis-jenis ayam yang memiliki kualitas unggul untuk dikawinkan dengan ayam bangkok lainnya agar diperoleh jenis ayam baru yang lebih unggul dari yang sebelumnya. 


Distribusi ayam bangkok terbesar di Indonesia ada di kota Tuban, Jawa Timur. Meski sejarah persebarannya tidak jelas, hingga saat ini ayam bangkok sudah dikenal luas oleh warga sekitar dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Apalagi di kalangan pecinta ayam aduan. 


Penduduk setempat sering mengawinkan ayam bangkok mereka dengan ayam lokal. Walaupun nantinya tidak akan menghasilkan keturunan yang murni, namun ayam bangkok yang beredar di pasaran saat ini masih memiliki ciri dan ciri fisik yang sama dengan ayam bangkok aslinya. 


Jenis Ayam Bangkok 


Berdasarkan warna bulunya, ayam bangkok dapat dibedakan menjadi tujuh kelompok. Bah, berikut ini macam-macam jenis ayam bangkok, yaitu: 


  • Ayam Putih Bangkok

Seperti namanya, ayam bangkok ini memiliki bulu berwarna putih. 

  • Kabel Ayam Bangkok 

Jenis ayam bangkok wiring ini memiliki warna dasar hitam lengkap dengan ekor kuning kemerahan dan bulu rawis. 

  • Ayam Bangkok Wangkas

Ayam bangkok wangkas jenisnya sama dengan ayam bangkok kabel karena rawisnya juga memiliki warna kuning kemerahan.
 

  • Ayam Bangkok Jali

Ayam bangkok jali memiliki ciri utama warna dasar bulu blirih yang sebenarnya merupakan campuran dari berbagai warna, seperti merah, putih, dan hitam. 

  • ayam bangkok klawu

Ayam bangkok jenis ini sangat mudah dikenali karena memiliki warna dasar abu-abu. 

  • ayam bangkok blorok 

Jenis ayam bangkok ini merupakan jenis ayam yang memiliki bulu bintik dengan berbagai kombinasi warna, seperti hitam, merah, dan putih. 


Jragem Ayam Bangkok 


Ayam Bangkok Jragem juga sangat mudah dikenali karena lapisan bawahnya yang berwarna hitam legam. 


Analisa bisnis 


Sebelum memulai bisnis ayam bangkok pastikan untuk melakukan analisa terlebih dahulu mengenai potensi keuntungan dan juga kemungkinan resiko yang akan dihadapi. Nah, berikut ini kami berikan tahapan analisa ayam bangkok. 


1. Perencanaan 


Perencanaan dalam menjalankan usaha ayam bangkok meliputi pemasaran produk, target pembeli, dan juga alat-alat yang dibutuhkan dalam menjalankan peternakan. 


Umumnya pemasaran ayam bangkok dapat Anda lakukan dengan cara mensuplainya ke pasar-pasar, rumah makan, store atau pasar swalayan di sekitar lingkungan Anda. 


Namun di ayam bangkok pemasarannya bisa langsung dipasarkan oleh para penghobi. 


2. Modular Investasi 


Modular least yang perlu Anda persiapkan untuk memulai beternak ayam bangkok adalah sekitar 11 juta rupiah. Modular ini digunakan untuk dapat membangun kandang dan membeli alat-alat yang diperlukan. 


3. Biaya Tetap, Variabel dan Operasional 


Dalam menjalankan usaha tetap tentunya membutuhkan biaya tetap yang dikurangi dengan uang yang diperoleh dari investasi awal. Dalam hal ini biaya tetap adalah biaya pembuatan kandang, dan juga pengadaan bibit. 


Bagi anda yang menyewa tanah, maka anda juga harus membayar lebih agar peternakan ayam bangkok anda bisa berjalan dengan baik. 


Selain itu juga terdapat biaya variabel untuk pakan, vaksin, listrik, air, dll. Kemudian, usaha ayam bangkok juga membutuhkan biaya operasional untuk perawatan yang dilakukan oleh pekerja atau karyawan. 


4. Pendapatan/Keuntungan 


Keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari melakukan peternakan ayam bangkok sangat menggiurkan. Dengan membidik para penghobi, harga ayam bangkok akan cenderung sulit diprediksi, terutama untuk ayam yang memiliki prestasi tinggi dan keunikan tersendiri. 


Metode Peternakan Ayam Bangkok 


Meski ayam jenis ini banyak diminati dan terkenal di kalangan pecinta ayam, ternyata banyak yang mengklaim bahwa berternak ayam bangkok kurang menguntungkan. Sebab, keuntungan yang diperoleh dari peternakan ayam jago tidak lebih besar dari ayam petelur atau ayam pedaging yang banyak diminati pasar. 


Namun budidaya ayam bangkok tidak bisa dianggap remeh seperti itu, karena melakukan peternakan ayam bangkok juga masih bisa menghasilkan banyak keuntungan jika bisa dilakukan dengan baik. 


Nah, berikut ini beberapa cara yang tepat untuk melakukan budidaya ayam bangkok. 


  • Memilih Induk yang Berkualitas 


Kunci sukses dalam beternak ayam bangkok pada dasarnya adalah pemilihan indukan yang berkualitas. Untuk itu disarankan untuk memilih orang tua yang aktif, lincah, tidak cacat atau sakit, dan juga dalam keadaan sehat. Nantinya kualitas benih mereka akan dipengaruhi oleh kualitas indukan dan berbagai faktor lainnya. 


  • Sangkar Ayam Bangkok 


Biasanya ada tiga jenis kandang yang banyak digunakan oleh para peternak ayam bangkok, yaitu kandang umbaran unit, kandang pos, dan kandang tidur. Penempatan berbagai kandang tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, yaitu: 


Jarak insignificant dari lokasi kandang ayam ke kandang ayam lainnya adalah 5 m. 


Usahakan untuk menjaga tanah di mana kandang memiliki region yang datar dan beberapa pohon pelindung lainnya di sekitarnya. Tujuan utamanya agar sirkulasi udara dan sinar matahari dapat masuk ke kandan dan dapat terjaga dengan baik. 


Pastikan juga kandang memiliki saluran air yang lancar tanpa ada sumbatan, sehingga saat hujan tidak mengganggu lingkungan sekitar kandang atau menjadi sarang nyamuk. 


Pilih lokasi kandang yang berumput, karena ayam sangat menyukai rumput sebagai pengganti serat. 


Kandang juga harus bisa menghadap ke arah matahari terbit dan arah angin agar terhindar dari berbagai penyakit yang ada di luar kandang. 


Sediakan kandang permanen dari semen atau bata, atau bisa juga menggunakan pagar dari bambu atau kawat. 


  • Merawat Bibit Ayam Bangkok 


Setelah ayam bangkok Anda bertelur, siapkan kandang lain untuk meletakkan telur. Biarkan indukan mengerami telur sampai menetas sepenuhnya. Setelah menetas segera pisahkan bibit ayam bangkok dari induknya, kemudian rawat bibit dengan baik agar dapat menghasilkan ayam bangkok dewasa yang berkualitas baik 


Selain itu, perhatikan juga pakan bibit ayam bangkok yang baru menetas. Kebanyakan peternak ayam bangkok beranggapan bahwa saat anak berumur 1-2 hari cukup diberi air saja. 


Hal ini dikarenakan kebutuhan nutrisinya masih dapat dipenuhi oleh nutrisi yang berasal dari kuning telur yang masih menempel

Post a Comment for "Bisnis Menjanjikan Ternak Ayam Bangkok,Omset Ratusan Juta"