Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hewan Paling Beracun Sepanjang Sejarah Menurut Matadia.com

Hewan Paling Beracun Sepanjang Sejarah Menurut Matadia.com
Hewan Paling Beracun Sepanjang Sejarah Menurut Matadia.com


Hewan Paling Beracun Sepanjang Sejarah Di dunia ini terdapat berbagai macam hewan mulai dari yang lucu, lucu dan menggemaskan sehingga ada beberapa hewan yang dijadikan sebagai hewan peliharaan. Sebut saja kucing, kelinci, burung atau anjing. Namun selain hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan, nyatanya dunia ini juga dipenuhi dengan hewan paling beracun di dunia yang harus dihindari.


agak menggemaskan beberapa hewan di dunia ini sangat beracun dan harus dihindari karena tentunya sangat berbahaya bagi manusia. Beberapa hewan memang memiliki pertahanan sendiri untuk melindungi diri dari musuh atau predator yang mengincar mereka.


Salah satu sistem pertahanan yang dimiliki oleh beberapa hewan adalah adanya racun mematikan yang dapat membunuh manusia dengan mudah, padahal hewan tersebut tidak akan menyerang manusia tanpa alasan kecuali saat merasa terancam.


Hewan Paling Beracun di Dunia


Laba-laba Pengembara Brasil


Hewan paling beracun pertama adalah laba-laba yang dianggap sebagai laba-laba paling mematikan di dunia menurut Guinness Book of World Records.


Sesuai dengan namanya, laba-laba ini memiliki kebiasaan berkeliaran atau berkeliaran sehingga laba-laba ini sering ditemukan di rumah, mobil dan tempat-tempat yang memiliki populasi tinggi terutama pada siang hari. Oleh karena itu, hewan yang satu ini sering bersentuhan dengan manusia.


Dengan sifatnya yang agresif, racun pada hewan ini dapat menghentikan nafas korbannya dan menyebabkan kematian dalam waktu kurang dari 10 menit. Cukup menakutkan, jangan sampai hewan ini bertemu.


Raja Kobra


Bukan rahasia lagi jika ular ini merupakan salah satu ular paling mematikan di dunia bahkan termasuk dalam jajaran hewan berbahaya karena sangat mematikan.


Ular yang mudah ditemukan di banyak hutan di China hingga India ini akan melebarkan lehernya yang berbentuk seperti tudung lalu menyemprotkan bisanya ke korbannya. Ular ini juga bisa berdiri hingga setengah badan manusia saat merasa terancam.


Racun yang dimilikinya sangat mematikan karena 7 ml racun saja sudah bisa membunuh 20 pria dewasa dan membunuh seekor gajah. Racun yang disemprotkan sendiri jika masuk ke mata bisa menyebabkan kematian. Perbedaan antara king kobra dan kobra biasa adalah ia dapat menyemprotkan racun, tetapi kobra biasanya tidak.


Meskipun makanan utama ular ini adalah ular lain, namun banyak kasus kematian yang terjadi akibat ular king obra terutama di India dan Bangladesh yang merupakan populasi terbesar ular ini. Di Indonesia, ular king cobra juga bisa ditemukan karena ular ini hidup di hutan tropis yang tersebar di antara Asia Timur dan Asia Tenggara.


taipan pedalaman


Anda dapat menemukan hewan paling beracun lainnya di Australia bagian timur dan termasuk salah satu spesies ular yang paling ditakuti karena sangat mematikan.


Racun ular ini sendiri sangat kuat dan mengalahkan keganasan racun king cobra, karena satu gigitan dari ular ini saja sudah bisa membunuh sekitar 100 orang atau lebih dari 200 ribu tikus dalam waktu yang bersamaan. Namun meskipun sangat berbisa, ular ini termasuk dalam kelompok ular yang tidak terlalu agresif berbeda dengan king cobra yang sangat agresif.


Ular Taipan pedalaman atau nama latinnya Oxyuranus microlepidotus adalah spesies ular paling mematikan di dunia. Ular Taipan tidak terlalu besar, mulai dari panjang 1,5 meter hingga 2,5 meter, dengan warna tubuh yang bervariasi antara coklat dan zaitun, serta mata coklat tua. Ular Taipan adalah ular yang sangat agresif. Satu tetes bisa bisa membunuh 100 orang dewasa dengan merusak otot, organ, dan saraf manusia melalui pembuluh darah. Meski racunnya sangat mematikan, ular Taipan akan membunuh mangsanya dengan cara menggigitnya berkali-kali.


Kotak Ubur-ubur


Ubur-ubur memang terlihat lucu jika dilihat lebih dekat tetapi jangan pernah berpikir untuk menyentuhnya, karena ubur-ubur kotak ini ternyata salah satu hewan paling beracun di dunia, yang telah menyebabkan lebih dari 5 ribu kematian sejak tahun 1954. Hewan ini ditemukan di perairan Australia.


Bentuknya yang transparan dan kenyal seperti jelly memang sangat imut, namun hewan yang satu ini memiliki jutaan tentakel yang memiliki racun yang dapat melepaskan sel-sel jantung, saraf dan kulit. Sengatan dari tentakel ubur-ubur ini bisa langsung membunuh manusia dalam sekali sengat sehingga manusia akan langsung tenggelam dan mati.


Jadi tidak semua hewan beracun memiliki bentuk yang menakutkan ya, terbukti hewan lucu pun bisa menjadi hewan paling beracun di dunia.



ikan buntal


Ikan buntal adalah ikan yang sangat beracun tetapi dapat dikonsumsi dengan pengolahan oleh ahli bersertifikat khusus. Dilansir dari National Geographic, ikan buntal memiliki racun tetrodotoxin yang 1.200 kali lebih mematikan daripada sianida. Ikan buntal dapat menghasilkan racun yang cukup tanpa penawar untuk membunuh 30 orang dewasa.


Kadal berkulit


Kadar berkulit kasar merupakan jenis kadal yang memiliki kulit dengan tekstur kasar dan warna yang mencolok. Kadal berkulit kasar hampir sama dengan ikan buntal, memiliki racun tetrodotoxin yang bisa membunuh 20 orang dewasa sekaligus.




Sumber Artikel : Matadia.com


hewan paling beracun di dunia, hewan paling beracun, hewan paling beracun di laut, hewan paling mematikan, binatang paling beracun di dunia, 10 hewan paling beracun di dunia, hewan paling berbahaya di dunia, hewan paling berbahaya di bumi. daftar hewan paling beracun di dunia

Post a Comment for "Hewan Paling Beracun Sepanjang Sejarah Menurut Matadia.com"